Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Profil Rafael Struick, Striker Baru Timnas Indonesia U20 yang Cetak Gol di Laga Debut vs Slovakia

Profil Rafael Struick, Striker Baru Timnas Indonesia U20 yang Cetak Gol di Laga Debut vs Slovakia

Liputan Timnas - Rafael Struick, Striker berdarah Indonesia-Belanda tampil sangat mengesankan dalam pertandingan debutnya bersama Timnas Indonesia U-20 saat beruji coba melawan Slovakia di Pinatar Arena, Spanyol, Sabtu (19/11/2022).

Diturunkan langsung sebagai sebagai starter, Rafael Struick langsung mencetak gol debutnya untuk Timnas Indonesia U-20 kaIa melesakkan golnya pada menit ke-28.

Berawal dari umpan silang dari Dzaky Asraf, Rafael Struick dengan tenang membelokkan bola yang kemudian tak mampu dijangkau kiper Slovakia. membuat skuad Garuda Nusantara unggul 1 - 0 atas Slovakia

Baca Juga: Dibungkam Prancis U20, Justin Hubner Ungkap Penyebab Kekalahan Timnas Indonesia

Permainan apik yang disuguhkan Rafael Struick kian membuat penasaran. Lantas siapa sih sebenarnya dia?

Profil Rafael Struick

Rafael Struick merupakan penyerang muda milik ADO Den Haag yang lahir pada 27 Maret 2003 atau 19 tahun silam di Leidschendam, Belanda.

Ia sendiri merupakan pemain keturunan Indonesia. Dirangkum dari berbagai sumber, darah Indonesia yang ada di tubuhnya mengalir dari sang ayah.

Lahir dan besar di Belanda, Struick pun mengawali kiprahnya di negeri Kincir Angin itu dengan bergabung tim RKAVV pada usia muda.

Baca Juga: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Saddil Gagal Abroad ke Eropa

Dari sana ia kemudian berlanjut ke Forum Sport, sebelum akhirnya memutuskan bergabung akademi klub profesional Belanda, ADO Den Haag.

Terhitung sejak 2020 lalu, Struick telah bermain bagi tim kelompok umur ADO Den Haag, di mana ia dengan cepat naik kelas hingga mencapai tim utama.

Selama membela tim U-18 dan tim U-21 ADO Den Haag, Struick telah mencatatkan 26 penampilan di segala ajang dengan sumbangan 7 gol dan 6 assist.

Kiprahnya kemudian membuatnya naik kelas ke tim utama pada 2022 ini, kala dirinya melakoni debut bersama ADO Den Haag di Eerste Divisie (kasta kedua Belanda) melawan FC Emmen.

Karena berhasil debut bersama tim utama, ADO Den Haag pun memberikan kontrak profesional pada Struick di bulan Juni 2022 lalu dengan durasi kontrak hingga 2024.

Meski tampil apik di tim kelompok umur, pemain yang biasa bermain sebagai winger kiri ini ternyata tak pernah sekalipun dipanggil membela Timnas Belanda.

Alhasil, proses naturalisasi Struick pun diprediksi akan berjalan mudah, sehingga ia bisa membela Timnas Indonesia U-20 dan juga senior di masa mendatang.

Komentar Rafael Struick Usai Cetak Gol

Berbicara selepas pertandingan, Rafael Struick tak bisa menyembunyikan perasan bahagia dan bangganya bisa memebela panji Garuda, apalagi bisa mencetak gol pada laga debutnya.

"Sangat bangga bisa bermain untuk Indonesia. Bangga juga bisa mencetak gol," katanya.

Pemain PEC Zwolle U-21 itu pun berterima kasih kepada pihak yang memberinya kesempatan bermain, terutama tim kepelatihan Timnas Indonesia U-20.

"Jadi saya berterima kasih untuk pelatih dan semua orang," ujar Struick.

Rafael Struick merasa timnya mengawali laga itu dengan cukup baik. Terbukti dengan adanya satu gol yang tercipta pada babak pertama bagi Garuda Nusantara.

"Kami mengawali laga dengan baik, kami mencetak gol lebih dulu," ucapnya.

Rafael Struick juga merasa skuad Timnas Indonesia U-20 berani memberikan tekanan yang bagus kepada para pemain Slovakia U-20.

"Kami melakukan tekanan dengan bagus dengan energi yang bagus," jelasnya.

Namun, pada babak kedua kondisinya menjadi lebih berat bagi Timnas Indonesia U-20. Berlaga di tengah angin kencang yang melanda Murcia menguras tenaga mereka.

"Babak kedua sangat berat dan kami akhirnya kalah," pungkasnya.

Sumber: Bolatimes.com & bola.com
close